RSS

Arsip Bulanan: Desember 2007

Balikin!

Potongan lirik-lirik lagu yang cocok banget buat gw saat ini:

“Let me go home… I’m just too far from way you are, I wanna go home” (Michael Buble – Home)

“Saat-saat seperti ini, pintu t’lah terkunci, lampu t’lah mati, ku ingin pulang, ‘tuk segera berjumpa, denganmu…” (Sheila On 7 – Ingin Pulang)

“Dan takkan ku tahan, sekarang aku harus pulang…” (Dik Doank – Pulang)

“Sambut aku, dengan senyummu, bila aku pulang…” (NaFF – Bila Aku Pulang)

“Pulangkan saja, aku pada ibuku, atau ayahku…” (Betharia Sonata – Ga Tau Judulnya)

I used to be at home when it’s holiday like Idul Fitri and Idul Adha, and I’m not happy if i’m not!

YEAH, I’M NOT OKAY!

and u know what? he was proudly standing right there, the man with the least efforts in my team…

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Desember 2007 in Curhat

 

Wanita…

Semalem, gw masih di kantor pusatnya PT Bentoel Prima di Jalan Raya Singosari-Karanglo, Malang, sampe sekitar jam 8-an. Itu juga balik gara-gara tiba-tiba salah seorang GM-nya Bentoel, dateng ke ruangan gw, dan dengan lantang berkata, “Kita ke Matos!”

Yess! Gw yang emang udah selangkah lagi menuju ‘ngambek bin ngamuk’ gara-gara rencana dari malem kemaren buat jalan ke Matos ga jadi-jadi, langsung semangat untuk… mengakhiri bekerja dan langsung matiin kompi…

WHUZZZZ… Duduk di kursi paling belakang CRV-nya Pak GM, kita langsung ngebut menuju Matos. Tak lupa security-security-nya Bentoel ngasih hormat, ke Pak GM lah, bukan ke gw… Nyampe Matos jam setengah sembilanan, muter-muter nyari parkiran, dapet di lantai 4… Pak GM pergi ke Gramedia, dan gw ma anak-anak keliling-keliling dul, cuci mata, liat-liat ini-itu, sampe ketemu Akang Julio Lopez yang lagi ngafe, dan disentil-sentil ama cewek ganjen yang ada di meja sebelahnya. Hih, dasar cewek… Ga bisa liat orang asing, ganteng dikit, bertato, berduit banyak, langsung centil…

Akhirnya kita ke foodcourt-nya Matos, seperti biasa mesen Cui Mie… Karena kalo mesen ini emang suka lama, secara tu counter yang paling laku, so gw memutuskan untuk masuk ke Matahari, nyari celana pendek atau kolor…

Karena langsung dari kantor, jadi gw masih berpakaian rapi (pakaian yg bikin gw ga pede buat jalan di mall kayak gini), celana bahan hitam, kemeja tangan panjang putih dengan motif garis vertikal kecil membentuk gradien emas, sepatu kets Edward Forrer cuih. Gw masuk, ngacak2 kolor yang lagi diskon, Nevada cuy! Eh, ada temen nelpon, memanfaatkan Simpati PeDe…

Abis bayar (yang mana ga bisa gesek), gw jalan muter nyari pintu keluar, terus lewat counter kosmetik, beuh cakep-cakep pramuniaganya… Lho koq mereka senyum ama gw, ya udah gw senyumin lagi… Bahkan pas gw lewat, salah satunya bisik-bisik ma temennya sambil nunjuk gw, “Iki…. Iki….” Boso Jowo yang artinya Ini… Karena ga mungkin mereka nyangka gw Rizky Hanggono, sampe mereka manggil-manggil gw Iki…

Tarohlah gw ke-GR-an… tapi kejadian kayak gitu ga bakal terjadi kalo gw ke sono akhir pekan dengan melepas keformalan di diri gw, gw yang biasa pake sendal jepit, jeans sobek, oblong putih, dan jaket sport… Pasti ga bakal disenyumin ampe ditunjuk-tunjuk kaya begitu…

Sekali lagi, Hih, dasar cewek… Ga bisa liat orang kantoran, ganteng banget, gak bertato, (keliatannya) berduit banyak, langsung centil…

HAHAHA…

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 15 Desember 2007 in Review

 

Malang oh Malang

Udah mau sebulan nih di Malang…

Udah ketemu orang-orang yang (lumayan) terkenal di sini, mulai dari Bung Nelson Leon Sanchez, Pak Siswono Yudohusodo, Akang Julio Lopez, hingga Cak Maman Abdurrachman sang pemain terbaik Ligina tahun berapa gw lupa…

Udah beberapa cewek juga jadi bahan cerita, dari Eca yang kelupaan ninggalin nomer hp sampe akhirnya jadi temenan, ‘Toge’ yang bikin anak2 rajin bangun pagi, ‘Mbak2-Kayak-Gita-Gutawa’ yang sering banget nganterin laundry di hotel, Mbak ‘Wayang’ dengan seragam manisnya… Hingga Putri (semoga bener ini namanya) dengan senyum manisnya yang menemani sarapan pagi, namun sayangnya gw belum sempet kenalan langsung…

Udah berapa tempat baru yang gw datangin, kebanyakan tempat makan, mulai dari STMJ Glintung yang bikin hangat, Warung Soto Bang Oya yang biasa aja tapi bikin kantong jebol, Warung Sate Sederhana yang memang sederhana kecuali harganya, Warung Nasi Padang tempat makan siang sambil foto2 ama si abang penjualnya, Warung Nasional yang sering gw mintain gelas buat minum FresTea… The Sexiest, Warung Subuh, soalnya kalo datengnya dinihari, ada cewek2 dengan rok mini ngangkang… The Coziest, Joglo Dau dengan rumah joglo dan gurame asam manis yang ueeenak tenan… Matos, dengan foodcourt-nya yang mengingatkan akan Depok Town Square… Pizza Hut yang di mana-mana emang pelayannya berpenampilan menarik… McD yang tinggal ngesot dari kamar hotel…

Dan…

Udah kangen sama orang-orang di Garut, Bandung, Depok, Jakarta, dan sekitarnyaaaaa…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Desember 2007 in Curhat

 

Thank You

Gw lihat hits ke blog gw makin hari makin menurun, seiring makin jarangnya gw punya waktu untuk online, bahkan untuk tidurpun kayaknya makin susah. Dari itu, gw putuskan untuk menyempatkan menulis sesuatu, tapi apa? Daripada gw bikin post yang isinya panas, kayak: sumpah serapah, gosip ga mutu, ledekan ga arif, hinaan ga tau malu, atau tai ayam (eh tai ayam kan anget katanya, ga panas, inget kan ada pepatah: anget-anget tai ayam, ga penting memang)…

Gw putuskan untuk menulis sebuah thanklist aja…

Here we start:

1. My very first thank would be given to My God and only, Allah SWT, for giving me a balanced life, with full of joy, but He still make some tears dropped out of my eyes, so i can review what i’ve done, and realized what was going wrong. With full of love from my family members and all my great friends, and still a bit hate deep in a shallow heart of my enemies… So i could feel that i’m very lucky of having much friends who’ll protect me from them… He’s very fair to me, thanks God, Alhamdulillah…

2. Later, My Family.
My Mom. For showing me the straight way across this complexity of life. The one who taught me how to dream, and how to reach it. The one that always, and always be there even when i’m blinded by any problems. The one who i proud of, with her humble way of life, she built a family, a home, and a most like heaven place in the world… Hidup sederhana baginya adalah yang paling penting, tapi bukan berarti harus mengekang diri dan memanfaatkan fasilitas yang bukan hak kita. Gw inget saat gw minta diuruskan surat-surat pengajuan beasiswa, termasuk surat keterangan tidak mampu. Dia selalu bilang, “Mamah masih mampu nyekolahin kamu, itu bukan hak kita!” Dan gw selalu ngerasa kesal, karena teman-teman gw seenaknya make duit beasiswa buat traktiran dan belanja…
My Dad… for a beautiful life among my very age… for always be there when i needed… for made me understand that money and position aint everything in this life… Mah, Pah, semoga jadi hajjah dan haji yang mabrur, dan pulang kembali berkumpul dengan lancar, selamat, sehat wal afiat, ceritakan lagi pelajaran hidup yang kalian dapat buat anakmu ini…
My Bro, for telling me how to life, how to act, even since i was still one year old… For being a mirror for me to made some reflection, for being the best friend in my life… Be brave, be strong, and go fight for your own future!

3. My Old Friends from my hometown…
Ixan, for giving a lot of good examples, and some bad ones… Nobody’s perfect, and i learned a lot by walking around your side…
Wox, for the ride haha, for the jokes, for the experience we’ve ever shared together…
You two, you are my real brother for sure…
Ulyd, for your patience… For your opened ear, warming heart, shady eyes, that comfort me…
There’s much more, but i need to share some spaces for other…

4. My Ex-Girlfriends
For colouring my life, for making me sad, for making me happy, for making me nervous, for making me full of passion, for enriching my life with knowledges and experience, you’re all something…

5. My UI-friends
For this latest 4 years we’ve spent along, for a journey with full of maturity…

6. My New Friends everywhere…
It’s a pleasure to know you…

7. Berikut ini daftar beberapa orang yang khusus pengen gw ucapin terimakasih atas pengaruhnya dalam hidup gw belakangan ini:
– Eca, for making me know how it’s feel to lose someone that you hope to be together with. Hope someday we’ll meet again…
– Yulia, for a surprise call, for being there to hear me and my stories… For making me forget my loneliness…
– Nuril, for being the warmest Fasilkomers to me…
– BJK, for the ‘kostan-berantakan’ life…
– Irwansyah, for the wise words
– Obie, for showing me how good you at keeping a friendship alive
– Software Developer PT. KEA, for a brand new life, the one i’ve never predict before, it’s suck, but it’s unique, and it’s really something…
– Chat friends (i have a lot of this, Semuasayanganna is one of them), for paying your attention…
– Blogger, for visiting, reading, commenting, and raising my blog hits =D

Panjang yah… hehehe… TAPI KAN POSITIFFFFFFFF! 😀

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 3 Desember 2007 in Curhat